Banyumas.Rililsjateng-Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melakukan kunjungan lapangan ke empat lokasi kegiatan infrastruktur di Kabupaten Banyumas pada Senin (22/06/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan pelaksanaan proyek pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bupati didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Inspektorat Daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Banyumas.
- Jembatan Sidabowa – Karanganyar: Gantung Diganti Permanen
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah pembangunan Jembatan Sidabowa – Karanganyar di atas aliran Sungai Logawa, Kecamatan Patikraja. Proyek ini mengubah jembatan gantung yang ada menjadi jembatan permanen yang mampu dilalui kendaraan roda empat. Kehadiran jembatan baru ini akan memangkas jarak tempuh warga yang sebelumnya harus memutar sejauh 7 km untuk menghubungkan Desa Sidabowa dan Desa Karanganyar. Proyek ini ditargetkan rampung pada Juli 2026 dan diharapkan menjadi penunjang mobilitas warga serta perekonomian lokal di kedua desa yang selama ini terpisah oleh aliran Sungai Logawa.
- Rehabilitasi Jembatan Serayu: Pertama Sejak 1994
Lokasi kedua adalah rehabilitasi Jembatan Serayu Banyumas – Kalibagor yang berada di Jalan Nasional 9, membentang di atas Sungai Serayu sepanjang 130 meter dengan lebar jalan 6–7 meter. Jembatan ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Banyumas dan Kecamatan Kalibagor, sekaligus menjadi ruas utama Purwokerto – Kebumen – Yogyakarta untuk seluruh jenis kendaraan. Rehabilitasi yang sedang berlangsung mencakup penggantian plat lantai jembatan—pertama kali dilakukan sejak 1994. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama 45 hari, terhitung mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026, guna memastikan keamanan dan ketahanan jembatan bagi pengguna jalan.
- Peningkatan Jalan Sibalung – Pandak: Rekonstruksi 5,3 Km
Kunjungan ketiga mengarah ke paket peningkatan Jalan Sibalung – Pandak (Ruas 241) yang sedang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas. Ruas jalan ini menghubungkan Desa Sibalung di Kecamatan Kemranjen dengan Desa Pandak di Kecamatan Sumpiuh, dengan total panjang 5,3 km. Fokus penanganan tahun 2026 mencakup 1,5 km dengan lebar jalan 4 meter ditambah bahu beton masing-masing 0,5 meter di kanan dan kiri. Pengerjaan proyek long segment ini telah mencapai lebih dari 20 persen dan terus berproses, dengan target penyelesaian pada Agustus 2026.
- Embung Alasmalang: Irigasi, Pengendalian Banjir, dan Ruang Ekonomi Baru
Lokasi terakhir adalah Embung Alasmalang di Kecamatan Kemranjen, salah satu dari lima embung atau kolam retensi yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum pada tahun 2025. Embung ini memiliki volume tampungan sekitar 22.266 m³ dan dirancang untuk melayani tiga fungsi utama: suplesi irigasi sawah seluas kurang lebih 194 hektare, bagian dari sistem penanganan banjir Sungai Tipar bersama Kolam Retensi Pageralang, serta konservasi sumber daya air. Selain fungsi teknis, keberadaan embung ini diproyeksikan menjadi destinasi rekreasi bagi masyarakat sekitar sekaligus mendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Kemranjen.
Kunjungan lapangan Bupati Sadewo Tri Lastiono ke empat titik infrastruktur ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam memastikan setiap proyek pembangunan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran demi mewujudkan Banyumas yang Produktif, Adil dan Sejahtera.
