Banyumas.rilisjateng.com – Sebanyak 344 atlet pelajar dan 64 pelatih dari Kabupaten Banyumas resmi dilepas untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026. Acara pelepasan kontingen berlangsung pada hari Senin (31/08/2026) di Pendopo Si Panji Purwokerto.
Kontingen Banyumas akan bertanding di tiga kabupaten/kota, yakni Kota Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Pati, mulai 1 s.d. 6 September 2026. Para atlet akan turun di 20 cabang olahraga, antara lain bola basket putri, bola voli putra dan putri, voli pasir, atletik, renang, senam, balap sepeda, panjat tebing, panahan, menembak, taekwondo, pencak silat, karate, wushu, tinju, gulat, dayung, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, dan sepak takraw.
Plt. Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kab. Banyumas, Junaedi menjelaskan bahwa POPDA merupakan ajang evaluasi hasil pembinaan prestasi olahraga pelajar di tingkat daerah.
“Tujuannya untuk mengukur pencapaian pembinaan prestasi olahraga atlet pelajar daerah, sekaligus menjadi ajang seleksi pembentukan tim pelajar yang akan dipersiapkan pada event olahraga tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mencetak calon-calon atlet terbaik dari kalangan pelajar yang kelak menjadi andalan Jawa Tengah dan Indonesia, sekaligus memupuk persatuan dan kesatuan bangsa melalui olahraga.
Berkaca dari capaian tahun 2025, Junaedi melaporkan bahwa kontingen Banyumas berada di peringkat 12 dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah pada jenjang SD dengan raihan 4 medali (1 emas, 2 perak, 1 perunggu). Sementara di jenjang SMP, Banyumas menempati peringkat 5 dengan 14 medali (3 emas, 7 perak, 4 perunggu), dan di jenjang SMA juga berada di peringkat 5 dengan 23 medali (7 emas, 3 perak, 13 perunggu).
Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas menargetkan peningkatan peringkat, yakni masuk 10 besar untuk jenjang SD, serta tembus 3 besar untuk jenjang SMP dan SMA.
Meski demikian, Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti menegaskan target tersebut bukan untuk membebani para atlet.
“Harapannya prestasi Banyumas dalam POPDA tahun ini dapat kembali meningkat, tetapi saya tidak ingin anak-anakku terbebani dengan target tersebut. Yang paling penting, berikan yang terbaik dan jangan pernah menyesal dengan hasilnya nanti, karena kalian sudah berjuang sekuat tenaga,” tuturnya.
Lintarti juga mengingatkan bahwa para lawan yang akan dihadapi merupakan juara-juara dari kabupaten/kota lain, sehingga atlet Banyumas diminta untuk tidak jumawa, lengah, maupun meremehkan lawan. Ia berpesan agar seluruh kontingen menjaga kesehatan dan stamina, kesiapan mental dan spiritual, menjunjung tinggi sportivitas, serta menunjukkan perilaku ramah, jujur, dan bertanggung jawab selama bertanding.
Terkait anggaran, Junaedi menjelaskan bahwa penyelenggaraan POPDA 2026 dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Banyumas yang dialokasikan melalui Dinporabudpar, serta sumber lain yang tidak mengikat.
Ia turut meluruskan kabar yang beredar mengenai adanya pungutan biaya kepada atlet. Menurutnya, dari total kontingen terdapat 84 atlet dan 4 official yang berangkat secara mandiri karena keinginan mereka sendiri untuk bertanding di tingkat provinsi, bukan karena ditarik biaya oleh panitia.
“Kemarin saya mendengar informasi atlet ditarik bayaran, itu tidak benar. Jadi artinya opsinya ada yang ditanggung oleh APBD dan ada yang dibiayai sendiri karena atletnya ingin bertanding di tingkat provinsi,” tegas Junaedi.
Dalam kesempatan yang sama, hadir pula 20 ketua pengurus cabang olahraga Kabupaten Banyumas, di antaranya Ketua IPSI, Ketua TI (Taekwondo), Ketua PSTI, Ketua Perbakin, Ketua PBVSI, Ketua FAI, Ketua ISSI, Ketua Persani, Ketua PGI, Ketua PASI, Ketua FORKI, Ketua PODSI, Ketua PELTI, Ketua PBSI, Ketua Perpani, Ketua Pertina, Ketua Perbasi, dan Ketua WI Kabupaten Banyumas.
Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih atas kerja keras, kesabaran, dan ketekunan dalam membina atlet pelajar Banyumas selama ini. Ia berharap kekompakan, kebersamaan, dan kerja sama antara pelatih, pengurus cabor, dan atlet terus terjaga demi mengharumkan nama Kabupaten Banyumas.
Seluruh kontingen dijadwalkan berangkat menuju Kota/Kabupaten lokasi tuan rumah POPDA pada Selasa pagi (01/09/2026) untuk mengikuti seluruh rangkaian pertandingan POPDA Provinsi Jawa Tengah 2026.(***)
