Banyumas.rilisjateng.com – Pemerintah Kabupaten Banyumas bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas resmi mencanangkan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banyumas Tahun 2026. Pencanangan berlangsung dalam Acara Sosialisasi dan Pencanangan Bulan Dana PMI yang digelar di Pendopo Si Panji Purwokerto pada Rabu (2/9/2026).
Komandan Kodim 0701/Banyumas, Letnan Kolonel Infanteri Edward Deru Saka Samosir selaku Ketua Bulan Dana PMI Kabupaten Banyumas Tahun 2026, menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kesiapsiagaan operasional PMI untuk pelayanan sosial kemanusiaan.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun ini mengacu pada rekomendasi Gubernur Jawa Tengah dan telah memperoleh izin dari Bupati Banyumas melalui Surat Keputusan Bupati Banyumas yang terbit pada 14 Juli 2026, termasuk penetapan susunan kepanitiaan dan unit pengumpul dana. Berdasarkan izin tersebut, pengumpulan sumbangan Bulan Dana PMI 2026 dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung sejak 1 September hingga 30 November 2026, dan dapat diperpanjang selama satu bulan hingga 31 Desember 2026.
Target Bulan Dana PMI tahun ini ditetapkan sama dengan tahun sebelumnya, yaitu sebesar Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah). Ketua Panitia menyampaikan optimismenya agar perolehan tahun ini dapat melampaui capaian tahun lalu. Ia memaparkan, tren perolehan dana sempat menurun sekitar lima tahun lalu akibat situasi pandemi COVID-19. Namun dalam tiga hingga empat tahun terakhir, perolehan dana kembali menunjukkan tren meningkat dan konsisten melampaui target yang ditetapkan. Ketua Panitia turut mengajak seluruh jajaran panitia dan unit pengumpul dana untuk bergerak aktif, tertib, dan menjaga integritas demi suksesnya pelaksanaan Bulan Dana PMI tahun ini.
Sementara itu, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang sekaligus secara resmi membuka rangkaian Bulan Dana PMI 2026, menegaskan bahwa PMI merupakan salah satu kekuatan penting dalam membangun kepedulian dan ketangguhan masyarakat, khususnya saat terjadi bencana maupun persoalan kemanusiaan lainnya.
“Bulan Dana PMI yang setiap tahun dilaksanakan bukan hanya soal berapa besar dana yang berhasil dikumpulkan, tapi bagaimana kita menjaga dan menguatkan semangat gotong royong masyarakat Banyumas,” ujarnya.
Sadewo juga meminta seluruh panitia dan unit pengumpul dana bekerja maksimal dengan tetap mengedepankan prinsip sukarela, transparansi, dan akuntabilitas. Menurutnya, kegiatan ini menjadi semakin penting mengingat tantangan kemanusiaan ke depan yang kian beragam, mulai dari penanganan bencana, pelayanan kesehatan, kebutuhan darah, hingga berbagai persoalan sosial lainnya. Pemerintah Kabupaten Banyumas, lanjutnya, akan terus mendukung PMI agar dapat menjalankan tugas kemanusiaannya secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Kodim 0701/Banyumas yang bersedia menjadi Ketua Bulan Dana tahun ini, serta kepada seluruh panitia dan petugas pengumpul dana yang akan bertugas di lapangan. Lalu ia berharap target yang telah ditetapkan dapat tercapai, bahkan terlampaui, karena semakin besar dukungan yang terkumpul, semakin besar pula kemampuan untuk membantu masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Sadewo mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Bulan Dana PMI 2026 sebagai momentum untuk kembali menegaskan bahwa Banyumas adalah daerah dengan jiwa gotong royong yang kuat, kepedulian yang tinggi, dan senantiasa hadir ketika masyarakat membutuhkan.(***)
