Hari Anak Nasional 2026 di Banyumas Makin Semarak Lewat Kidsphoria 2026

BANYUMAS.RILISJATENG.COM – Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, bersama Forum Anak Banyumas (FANMAS), menggelar rangkaian kegiatan “Banyumas Kidsphoria 2026” dalam rangka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini digelar dalam dua sesi, yakni pagi hari di SD Negeri 1 Kranji dan siang hari di Hetero Space Purwokerto pada Kamis (23/07/2026), dengan mengusung semangat memberi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri secara edukatif dan menyenangkan.

Menginspirasi Generasi Inovator di SD Negeri 1 Kranji

Berita Lainnya

Sesi pagi berlangsung di lapangan SD Negeri 1 Kranji dengan tema “Menginspirasi Generasi Inovator”. Para siswa diajak merakit STEM Kit robotik persembahan MR.DIY, sejalan dengan pendekatan pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang selama ini diterapkan di sekolah tersebut.

Kepala SD Negeri 1 Kranji, Idha Nurani, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Forum Anak Banyumas kepada sekolahnya sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap momen merangkai robotik STEM Kit ini dapat menjadi pemantik semangat anak-anak untuk terus mendalami teknologi dan matematika.

“Terima kasih kepada Forum Anak Banyumas yang memberikan kesempatan kepada kami di SD Negeri 1 Kranji untuk bersama-sama berbahagia di Hari Anak Nasional ini. Semoga kegiatan pada hari ini, terutama saat anak-anak akan merangkai robotik STEM Kit dari MR.DIY bisa menjadi inspirasi buat anak-anak kita untuk semakin mengembangkan diri di teknologi dan matematika,” ujarnya.

Perwakilan Tim MR.DIY Indonesia, Yori Abdul Azis, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari program “Menginspirasi Generasi Inovator” yang digagas MR.DIY untuk membuka akses dan ruang eksplorasi bagi anak-anak Indonesia sejak dini.

“Kami percaya melalui kolaborasi selebrasi ini dapat memberikan lebih banyak kesempatan bagi anak-anak Indonesia untuk terus tumbuh dan berkembang… Kami berharap kehadiran STEM Kit MR.DIY ini dapat membantu anak-anak Indonesia untuk menjadi seorang inovator, mampu melihat peluang, berani mencoba solusi baru, mampu bekerja sama, dan tidak mudah menyerah. Jangan pernah takut bertanya ketika nanti merakit, jangan pernah malu untuk belajar, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” pungkasnya.

Sambutan Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, yang dibacakan oleh Staff Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Arif Triyanto, menegaskan bahwa puncak peringatan HAN tahun ini dikemas dalam tema “Tumbuh Ceria, Melaju Berkarya, Banyumas Berdikari”.

“Adik-adik jangan takut salah dan jangan cepat menyerah. Karena setiap penemuan hebat di dunia ini lahir dari orang-orang yang berani mencoba dan tidak takut gagal. Bapak yakin di antara Adik-adik yang hadir hari ini ada calon-calon ilmuwan, insinyur, penemu, dan bahkan pemimpin masa depan yang akan membawa Banyumas dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada UNICEF Indonesia dan seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud gotong royong memenuhi hak anak di Kabupaten Banyumas.

 

Puncak Peringatan HAN di Hetero Space Purwokerto

Memasuki siang hari, rangkaian acara berlanjut ke Hetero Space Purwokerto sebagai puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2026 Kabupaten Banyumas. Diikuti oleh pelajar jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK serta terbuka untuk masyarakat umum, kegiatan ini menghadirkan panggung penampilan anak-anak sekolah di Banyumas, wahana istana balon, beragam booth, permainan edukatif, hingga arena dolanan tradisional seperti egrang, terompah, gangsing, dan lompat karet — sekaligus menjadi upaya melestarikan budaya lokal di kalangan generasi muda.

Sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Banyumas, Amrin Ma’ruf, mengajak anak-anak Banyumas untuk berani berbicara jujur melalui forum rembug bocah.

“Melalui forum rembug bocah ini saya ingin anak-anak Banyumas berbicara dengan jujur dan apa adanya. Jangan sungkan untuk memberikan kritik, ide dan harapan membangun. Saya hadir di sini bukan hanya untuk berbicara tapi juga untuk mendengarkan,” ucapnya membacakan sambutan Bupati.

Ia lalu mengajak dua anak untuk maju kedepan, menyampaikan aspirasi dan keluh kesah ketika hingga permasalahan tentang pendidikan di ruang lingkup daerah Kabupaten Banyumas.

Pemerintah Kabupaten Banyumas juga turut menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan kegiatan ini.

CFO UNICEF Indonesia, Arif Rukmantara, yang turut hadir dalam sesi rembug bocah menyampaikan rasa syukur dapat kembali hadir di Banyumas.

“Kami kangen sekali dan akhirnya dapat kesempatan balik lagi. Dan kabar gembira, hari Senin kami akan merumuskan kembali kerja sama bersama Kabupaten Banyumas. Mudah-mudahan makin langgeng ya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang hadir, mulai dari unsur kecamatan, OPD terkait, Bank Indonesia, hingga Polres. Sesi ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab bersama anak-anak dan ajakan bermain bersama menggunakan mainan tradisional Nusantara.

Momentum Pemenuhan Hak Anak

Banyumas Kidsphoria 2026 menjadi penanda komitmen bersama antara pemerintah daerah, Forum Anak Banyumas, UNICEF Indonesia, dan berbagai mitra dalam mendorong pemenuhan hak-hak anak di Kabupaten Banyumas. Melalui kegiatan ini, anak-anak Banyumas diharapkan memiliki ruang bermain, belajar, dan berekspresi yang aman, inklusif, dan menyenangkan — sekaligus menumbuhkan semangat berkarya menuju generasi Banyumas dan Indonesia yang berdaya di masa depan.

 

Pos terkait