Harganas ke-33 Tekankan Peran Penting Ayah dalam Keluarga

BANYUMAS.RILISJATENG.COM – Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono meyakini kehadiran ayah dalam hidup seorang anak akan menjadi investasi terbesar bagi masa depan. Menurutnya, anak-anak yang tumbuh dengan kasih sayang, perhatian, dan pendampingan kedua orang tuanya akan memiliki rasa percaya diri yang lebih baik, karakter yang kuat, serta kemampuan menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih bijaksana. Hal tersebut dengan tegas ia sampaikan pada peringatan Hari Keluarga Nasioanal (Harganas) ke-33 yang digelar pada Rabu (21/7) di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto.

Sadewo berujar, hadirnya seorang ayah tidak hanya sebatas sebagai pencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam mendampingi tumbuh kembang anak serta membangun ketahanan keluarga.

Berita Lainnya

Menurut Sadewo, kehadiran seorang ayah mengandung pesan yang sangat kuat bahwa membangun keluarga tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan ekonomi semata. Seorang ayah harus hadir secara utuh dalam kehidupan keluarga, baik secara fisik maupun emosional.

‘’Oleh karena itu, saya mengajak seluruh ayah di Kabupaten Banyumas untuk meluangkan waktu, mendengarkan, mendampingi, dan menjadi sahabat terbaik bagi anak-anak kita,’’ucapnya.

Sadewo berharap, momentum Harganas ke-33 ini dapat menjadi penguat komitmen bersama untuk memperkuat peran keluarga.

‘’Mari kita wujudkan ayah yang benar-benar hadir dalam kehidupan anak-anaknya, ibu yang menjadi pendidik penuh kasih sayang,’’ tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana, dr. Dani Esti Novia juga menerangkan, peran ayah dalam keluarga sangatlah penting, oleh karenanya pada peringartan Harganas tahun ini, tema yang diangkat adalah ‘’Ayah Wajib Hadir’’.

‘’Tema ini diangkat sebagai bentuk kampanye nasional dalam meningkatkan keterlibatan Ayah pada proses pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta tumuh kembang anak,’’terangnya.

Menurutnya, kampanye ini sangat penting dilakukan, mengingat perubahan sosial yang terjadi saat ini menunjukkan masih banyak keluarga yang mengalami fenomena fatherless yaitu minimnya keterlibatan ayah dalam kehidupan anak.

‘’ Jadi kondisinya ini berpengaruh terhadap perkembangan psikologis anak dan juga pembentukan karakter hingga peningkatan pribadi,’’lanjutnya.

Ia berujar, pihaknya menggaungkan ‘’Ayah Wajib Hadir’’ dengan melakukan kampanye melalui pertemuan, kegiatan-kegiatan di luar, baik di tingkat puskesmas maupun posyandu.

‘’Nah ini kami kan punya kader-kader di lapangan, yang terus mensosialisasikan. Kemudian kami punya media sosial melalui Instagram, kemudian facebook, dan juga TikTok.’’tuturnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, nantinya pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada pencanangan ‘’Ayah Wajib Haidr’’

‘’Nanti kami akan melakukan evaluasi untuk melihat seberapa efektif kampanye ini mempengaruhi peran ayah dalam keluarga,’’pungkasnya.

Pos terkait